Jumat, 01 November 2013

Jurus Sederhana Tingkatkan Kemampuan Otak

Kemampuan otak dalam menyimpan memori terbentuk sejak Anda dilahirkan. Tapi bukan berarti kemampuan otak tidak dapat menurun. Untuk memperkuat fungsi kognisi ada beberapa latihan yang dapat dilakukan. Latihannya cukup ringan, hanya butuh waktu beberapa menit saja. Dilansir How Life Works, berikut cara meningkatkan kemampuan otak:


Perlakukan otak seperti otot

Meskipun otak jelas berbeda dengan otot, tapi Anda bisa memperlakukannya sama. Banyak orang yang terlalu fokus menjaga kebugaran fisik, tapi tidak menjaga kebugaran otak. Padahal, layaknya otot, otak juga harus dilatih agar bisa menjalankan fungsinya dengan maksimal. Anda bisa melakukan berbagai latihan, seperti mengerjakan teka-teki silang atau bermain sudoku. 

Otak mungkin tidak cepat merespon permainan yang sulit. Karena sekali lagi, sama dengan otot, untuk dapat melakukan sesuatu otak harus dilatih terus menerus agar terbiasa.

Jika otak Anda sudah terbiasa melakukan permainan yang mudah, lanjutkan latihan dengan menuju tingkat yang lebih sulit. Hal ini didasarkan pada neuroplastisitas bawaan otak, atau kemampuannya untuk tumbuh dan berubah dalam menanggapi tantangan baru . 

Beri tantangan 

Demi meningkatkan kemampuan otak, para peneliti membuat berbagai produk untuk melatih otak. Salah satu produk yang paling populer adalah Lumosity, yang dibuat oleh perusahaan asal San Fransisco. Produk ini dibuat oleh para ahli saraf dari Stanford dan UC Berkeley. 

Peneliti menyadari bahwa otak membutuhkan program yang lebih canggih untuk membimbingnya tumbuh dan berubah. Dengan permainan algoritma dan 40 permainan lainnya, produk ini dapat meningkatkan kerja otak menjadi lebih baik. 

Lakukan tes

Dalam sebuah penelitian yang diadakan di Stanford di tahun 2013 ini, 21 penderita kanker payudara melakukan tes kemampuan otak untuk mempercepat proses penyembuhan.

Mereka melakukan tes untuk mengukur fleksibilitas mental dan tugas memori. Hasilnya, mereka yang rajin melatih otaknya memiliki kemampuan yang lebih baik, dibandingkan mereka yang tidak berlatih. 

Bahkan beberapa bukti awal menunjukkan bahwa pada 2011, peneliti dari San Fransisco State University berhasil membuktikan, 13 orang yang melatih otaknya selama lima minggu, kemampuan otaknya meningkat dibanding mereka yang tidak berlatih. Rata-rata, mereka yang otaknya dilatih, memorinya bertambah sebesar 10 persen dan perhatiannya meningkat hingga 20 persen. 

Latihan otak dirancang untuk memenuhi kebutuhan di kehidupan nyata.
Tujuan dari melatih otak bukan untuk mendapatkan nilai tinggi dalam sebuah permainan, tetapi menyadari bahwa permainan otak didesain agar bermanfaat dalam kehidupan nyata. Seperti, fokus yang lebih baik saat berada di ruang kelas atau kantor. Kemampuan berpikir yang meningkat, dan kemampuan beradaptasi dan beraksi dengan cepat. Serta memori yang lebih kuat.

0 komentar:

Posting Komentar